Arsip Artikel

6 Simbol Kasih Sayang di Hari Valentine

Hari kasih sayang atau beken dengan nama Valentine, dirayakan pada 14 Februari setiap tahunnya. Di pertokoan, mal-mal dihiasi dengan simbol hati, mawar, pita dan boneka-boneka lucu. Tak ketinggalan cokelat dengan aneka bentuk dijual hampir di setiap toko. Sebenarnya mengapa sih harus memakai hiasan-hiasan itu?

Cupid - Malaikat Cinta

xxxxxxx










Tampil khas dengan membawa busur dan panah cinta, Cupid ini cukup populer menjelang hari Valentine. Sebenarnya Cupid dikenal juga sebagai Eros bagi orang Romawi kuno. Eros sendiri merupakan anak dari dewa Venus yang konon dipercaya bertanggung jawab atas perjodohan dan cinta.

Bunga mawar

xxxxxxx










Walaupun masing-masing mawar memiliki arti yang berbeda atas warnanya, namun mawar melambangkan cinta, gairah, kedamaian, persahabatan dan romantisme. Untuk itulah, mawar merah tak pernah absen dari perhelatan hari kasih sayang ini.

Simbol hati

xxxxxxx










Mewakili perasaan, simbol hati ini memang ingin menunjukkan keindahan cinta. Di beberapa tempat, jika menyerahkan simbol hati ini kepada kekasih, dipercaya berarti menyerahkan seluruh cinta dan hati hanya kepadanya seorang.

Merpati putih

xxxxxxx










Bukan karena ada pepatah jinak-jinak merpati, maka merpati putih seringkali tampil pada kartu Valentine. Namun merpati putih ini melambangkan kesetiaan, kejujuran, rendah hati, dan kemurnian cinta.

Selain itu, konon, burung merpati ini juga termasuk makhluk yang setia. Sekali punya pasangan, ia tak akan mau berganti pasangan lain.

Simpul cinta

xxxxxxx











Simpul yang membentuk hati ini sebenarnya berasal dari tradisi Arab, di mana remaja muslim kerap menggunakan simpul ini untuk menunjukkan rasa cinta kepada kekasihnya. Simpul ini dikirimkan kepada kekasih sebagai pesan terselubung. Dan di dunia fashion, simpul cinta diadopsi menjadi pernik aksesoris.

Pita

xxxxxxx











Aneka pita seringkali menghiasi kado, ruangan, boneka atau bunga. Konon, dahulu saat raja-raja kuno akan pergi berperang, ratu akan memberikan pita sebagai tanda perlindungan dan cintanya. Demikian pula para putri kepada ksatria yang mendampingi raja berperang, masing-masing mendapatkan pita dari kekasihnya.

sumber : woman.kapanlagi.com